Turki Laporkan 141 Kematian Akibat Corona, Tertinggi Sejak Maret

Turki

Turki pada hari Jumat melaporkan 141 kematian baru akibat virus Corona. Jumlah tersebut merupakan dengan tertinggi sejak bulan Maret.

Dilansir dari AFP, Sabtu (21/21/2020), rekor sebelumnya terjadi pada Kamis (19/11) sebanyak 127 kematian. Turki melaporkan 5. 103 pasien baru pada hari Jumat, sehingga jumlah total menjadi lebih sebab 435. 000.

Kepala Recep Tayyip Erdogan pada hari Selasa mengumumkan serangkaian pembatasan pertama, termasuk perintah bagi orang-orang buat pulang pada pukul 20: 00 pada hari Sabtu dan Minggu sampai jumlahnya mereda.

Erdogan juga mengalihkan sekolah ke penelaahan jarak jauh dan mewajibkan restoran untuk menyediakan layanan antar-jemput serta pengiriman saja. Orang tua & anak-anak diperbolehkan keluar pada waktu-waktu tertentu, lalu toko hingga kepala harus tutup pada pukul 20: 00 juga.

Pola Kesehatan Dunia telah menyatakan sanjungan atas tanggapan Turki terhadap genting kesehatan.

Turki telah mewajibkan orang untuk memakai masker di jalan-jalan di kota-kota luhur sejak Juli dan menerapkan aturan tersebut secara nasional pada kamar September.

Tetapi WHO telah mengecam para pejabat sebab tidak jelas tentang perhitungan infeksi baru. Turki sekarang menerbitkan total kasus baru virus korona, namun tidak pernah sepenuhnya menjelaskan mengapa dan di mana saja penggandaan terjadi.

(eva/eva)