Taiwan Sebut Diplomat China ‘Berandal’ Sudah Baku Hantam di Fiji

Taipei

Otoritas Taiwan menegaskan tak akan terintimidasi oleh para pejabat maupun diplomat China, yang disebut sebagai ‘berandal’. Penegasan ini disampaikan setelah Taiwan mengungkapkan bahwa duta China memaksa masuk ke jadwal diplomatik Taiwan di Fiji.

Seperti dilansir Reuters , Selasa (20/10/2020), seorang diplomat Taiwan harus dilarikan ke rumah sakit akibat cedera besar usai baku hantam dengan perut diplomat China yang memaksa hadir ke dalam acara peringatan keadaan nasional Taiwan di Fiji di dalam awal Oktober lalu.

Otoritas Taiwan menyatakan bahwa diplomat-diplomat China itu berupaya mengambil memotret dari acara yang digelar di sebuah hotel setempat di Fiji, untuk mengetahui siapa saja yang hadir. Pertengkaran yang berujung pertarungan antara diplomat Taiwan dan China memicu korban luka dari ke-2 belah pihak.

Perdana Gajah (PM) Taiwan, Su Tseng-chang, menyatakan bahwa dunia perlu melihat barang apa yang mampu dilakukan China. Tempat menyebut tindakan diplomat China dalam Fiji sebagai ‘tindakan biadab’.

“Para pejabat China dengan ditugaskan di luar negeri berlaku seperti berandal; memukuli orang asing tidak bisa diterima. Kami mengecam keras hal ini, ” jelas PM Su kepada wartawan setempat.

Ditambahkan PM Su bahwa persoalan ini sulit ditangani karena para diplomat China di Fiji memiliki kebebalan diplomatik. “Tapi kita harus mengungkap ke masyarakat internasional dengan bukti yang relevan, ” cetusnya.