Sebarkan Ujaran Kebencian Terhadap Polisi, DJ Asal Sulsel Diamankan

Sidrap

Disk jockey (DJ) asal Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), diamankan petugas kepolisian. Pasalnya, DJ bernama Eghy Moreno alias Adnani (23) tersebut telah menyebarkan ujaran kebencian terhadap institusi Polri.

Wanita tersebut diamankan oleh Unit Khusus Satreskrim Polres Sidrap, Kamis (24/12/2020). Pelaku menyebarkan ujaran kebencian melalui media sosialnya.

Di postingannya, pelaku mengunggah sebuah menjepret yang disebutnya sebagai barang informasi narkoba jenis ekstasi yang diamankan oleh Satnarkoba Polres Sidrap, kira-kira hari yang lalu. Dalam keterangan foto, wanita itu menuliskan kata-kata penghinaan terhadap polisi yang melakukan penangkapan terhadap pengedar pil ekstasi sebanyak 1. 710 butir.

“Munafik semua itu yang tangkapi. Kaya tong tidak namakan ji juga, saya ngomong gini karena saya tahu semua tentang orang-orang munafik, akkeda bawanno Iko Melo pakai i matahaun baru (bilang saja kau yang mau memakai ekstasi itu untuk perayaan malam tahun baru), ini mi kapamg dibilang penjahat tangkap penjahat, ” tulis Eghy dalam media sosialnya.

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benny Pornika menjelaskan pelaku diamankan setelah petugas melayani penyelidikan terhadap pemilik akun itu.

“Pelaku yang ialah DJ, menyebarkan ujaran kebencian kepada institusi kepolisian, dan pelaku sudah mengakui perbuatannya, sudah diamankan berikut barang bukti HP yang digunakan untuk memposting, ” terangnya.

Benny menyebut pelaku mengaku tidak sadar saat mengunggah postingan tersebut. Pelaku disebut-sebut dalam perihal mabuk berat.

“Dia mengaku dalam keadaan mabuk mengandung, dalam pengaruh minuman keras, namun masih kita dalami lagi, ” tutup Benny.

(isa/isa)