Puluhan Demonstran Wanita Ditangkap dalam Aliran Protes di Belarus

Minsk

Polisi anti huru hara Belarus dengan kejam menahan puluhan demonstran wanita dan melemparkan mereka ke dalam mobil van. Penangkapan itu dilakukan ketika ribuan orang turun ke jalan-jalan ibu kota untuk memprotes kekerasan polisi dan akal pemilu.

Dilansir AFP , Minggu (13/9/2020) gelombang demonstrasi terjadi di Belarus setelah orang kuat Alexander Lukashenko, yang telah memerintah negara tanda Soviet itu selama 26 tahun, mengklaim telah mengalahkan kandidat antitesis Svetlana Tikhanovskaya dan memenangkan pemilihan ulang dengan 80 persen pandangan pada 9 Agustus.

Menjumpai demo besar-besaran baru yang diperkirakan terjadi pada hari Minggu (13/9), para pengunjuk rasa perempuan berhimpun di pusat Minsk untuk ulah protes damai perempuan.

Beberapa orang memukul panci secara sendok dan yang lainnya mencanangkan “Kembalikan Masha kami”, mengacu di dalam pemimpin oposisi Maria Kolesnikova.

Kolesnikova (38) dipenjara minggu ini setelah dia menolak pengusiran paksa dengan merobek paspornya.

Namun bentrokan terjadi di Lapangan Kemerdekaan Minsk ketika adam dengan masker wajah hitam dan seragam hijau tanpa lencana mencari jalan menahan pengunjuk rasa perempuan. Ulah ini ditunjukkan oleh sebuah rekaman yang disiarkan oleh saluran TV Belsat dan Tut. by, outlet independen Belarus.