Korea Selatan Laporkan Kasus Corona Harian Tertinggi Sejak Maret

Jakarta

Korea Selatan melaporkan kasus tambahan virus Corona harian tertinggi sejak awal Maret pada hari ini. Total ada 397 kasus tambahan dan terbanyak dari Seoul.

Seperti dilansir dari AFP, Minggu (23/8/2020), pihak berwenang memperingatkan aturan jarak sosial yang lebih ketat jika jumlah kasus baru terus bertambah dengan cepat. Apalagi Korea Selatan sempat berhasil mengendalikan wabah ini sebelumnya.

“Situasinya sangat gawat dan serius karena kami berada di ambang pandemi nasional,” kata kepala KCDC Jung Eun-kyeong kepada wartawan.

“Harap tetap di rumah jika memungkinkan,” kata Jung menambahkan.

Pengetatan di wilayah Seoul dilakukan sejak minggu lalu dan selanjutnya diperluas ke seluruh wilayah. Langkah-langkah tersebut termasuk pembatasan pertemuan besar seperti layanan keagamaan dan penutupan kelab malam, bar karaoke, dan kafe cyber. Semua pantai juga telah ditutup.

Pemerintah Metropolitan Seoul mengatakan bahwa masker sangat wajib digunakan untuk area di dalam ruangan dan luar ruangan yang ramai di ibu kota.

Diketahui, Korea Selatan telah melaporkan total 17.399 infeksi virus corona dengan 309 kematian. Korea Selatan tercatat sebagai salah satu negara yang paling terdampak di awal pandemi di luar China.

Tetapi kemudian bisa dikendalikan secara luas dengan pelacakan. Korea Selatan telah dilihat sebagai negara contoh tentang bagaimana memerangi pandemi.

Bahkan mulai mengizinkan penonton dalam jumlah terbatas di acara olahraga pada bulan Juli. Namun dibatalkan untuk wilayah Seoul dan secara nasional mulai hari Minggu.

(idn/dhn)