Anggapan Keras Hong Kong Atas Kesimpulan AS Hentikan Perjanjian Ekstradisi

Jakarta

Hong Kong menuduh Amerika Serikat menggunakan kota itu jadi pion dalam hubungan dengan China, seraya mengecam keras keputusan AS untuk menarik diri dari 3 perjanjian ekstradisi dan perpajakan.

Amerika Serikat secara resmi memberi tahu pusat keuangan Asia itu pada Rabu (19/8) waktu setempat, bahwa mereka telah menjadikan diri dari kesepakatan bilateral dengan mencakup penyerahan buronan, pemindahan tahanan dan pembebasan pajak atas penghasilan dari pengiriman.

Langkah Washington itu sebagai tanggapan atas pemberlakuan undang-undang keamanan nasional oleh China di Hong Kong, dengan menurut para kritikus adalah serbuan terhadap kebebasan di kota semi-otonom China tersebut.

“Langkah-langkah itu menggarisbawahi keprihatinan kami yang mendalam mengenai keputusan Beijing untuk meresmikan hukum keamanan nasional, yang telah menghancurkan kebebasan rakyat Hong Kong, ” demikian pernyataan Departemen Sungguh Negeri AS.

Ahli bicara pemerintah Hong Kong menganjurkan tanggapan keras atas keputusan AS tersebut. Dikatakannya, keputusan AS itu menciptakan “masalah lebih lanjut dalam hubungan China-AS, menggunakan Hong Kong sebagai pion”, dan “harus dikutuk oleh komunitas internasional”.