Anak Minta Iyut Bing Slamet Direhab, Polisi Tunggu Assessment

Jakarta

Kasat Narkoba Polres Jakarta Daksina Kompol Wadi Sabani menyebut telah menerima surat permintaan rehabilitasi untuk Iyut Bing Slamet dari bagian keluarga. Polisi menegaskan masih menduduki hasil assessment terhadap Iyut Bing Slamet.

“Ya pengajuan atau permohonan dari pihak keluarga sudah ada dari kemarin makanya hari ini kita tindak lanjuti dengan assessment terlebih dahulu, ” ujar Kompol Wadi Sabani kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (7/12/2020).

Untuk diketahui, Iyut Bing Slamet terlihat keluar daripada Polres Metro Jakarta Selatan sekitar pukul 11. 00 WIB. Wadi menyatakan Iyut keluar Polres untuk menjalani assessment di BNNK Kotamadya Jakarta Selatan. Polres Jakarta Daksina bekerjasama dengan pihak BNNK Kotamadya Jakarta Selatan untuk menjalani cara assessment dari keberlanjutan kasus Iyut Bing Slamet.

“Perkembangan terpaut dengan proses IBS saat itu tahap kita pemeriksaan terhadap yang bersangkutan di-assessment, ” ujar Wadi.

“Kita kerjasama dengan pihak BNNK Kotamadya Jaksel belakang kita tunggu proses assessment-nya laksana apa, ” lanjutnya.

Wadi menjelaskan, setelah menjalani jalan assessment, Iyut Bing Slamet bakal dibawa lagi ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk menunggu hasilnya.

Diketahui sebelumnya, bekas artis cilik Iyut Bing Slamet, ditetapkan sebagai tersangka terkait urusan penyalahgunaan narkoba. Polisi mengatakan kesimpulan direhabilitasi atau tidaknya Iyut tergantung hasil asesmen

Dalam kasus ini, Iyut ditetapkan sebagai tersangka karena melanggar pasal 127 UU Narkotika. Dia terancam pidana 4 tahun penjara.

“Pasalnya kita kenakan pasal 127 ancaman hukuman pidananya 4 tahun, ” kata Budi.

Budi menuturkan, Iyut mengonsumsi narkoba sejak 2004. Iyut membeli narkoba tergantung kondisi keuangan.

“Hasil pemeriksaan sementara memang sebab 2004, selama makai putus berlanjut putus sambung tergantung, mungkin ada kondisi keuangan, ” tuturnya.

(gbr/gbr)